IDP Fest Rayakan 10 Tahun di TIM , Fadli Zon Soroti Akulturasi Perkusi

Nurul KRedaksi - Minggu | 06 September 2026 | WIB
IDP Fest Rayakan 10 Tahun di TIM , Fadli Zon Soroti Akulturasi Perkusi
FOTO : PERNUSA / ISTIMEWA

IDP Fest Rayakan 10 Tahun di TIM , Fadli Zon Soroti Akulturasi Perkusi

Jakarta - Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengapresiasi penyelenggaraan Indonesia Drum & Perkusi Festival (IDP Fest) 2026 yang memasuki usia satu dekade. Menurutnya, keberlangsungan festival selama 10 tahun menunjukkan adanya konsistensi dalam mengembangkan musik dan talenta seni di Indonesia.

Fadli menilai IDP Fest dapat menjadi salah satu wadah untuk menemukan dan mengembangkan talenta-talenta muda di bidang musik. Ia melihat sejumlah peserta yang tampil masih berusia belia sehingga memiliki kesempatan panjang untuk terus mengasah kemampuan.

“Ini adalah satu pencapaian yang menurut saya luar biasa, bisa sustainable, bisa berlangsung selama 10 tahun berturut-turut,” kata Fadli dalam sambutannya pada IDP Fest 2026 di Teater Besar Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Sabtu 5 September 2026.


“Kita sudah lihat tadi bagaimana kemampuannya dan masih banyak yang berusia sangat belia, sangat muda, kesempatan ke depan ini masih banyak,” ujarnya.

Fadli juga menyoroti perpaduan alat musik perkusi tradisional Indonesia dengan musik perkusi dari Barat yang ditampilkan dalam festival tersebut. Menurut dia, proses akulturasi itu dapat menghasilkan sajian musik yang menarik sekaligus memperluas pengenalan budaya Indonesia

“Jadi alat-alat tabuh kita, perkusi kita juga perlu kita perkenalkan di tengah-tengah peradaban dunia,” tutur Fadli.

Memasuki usia 10 tahun, IDP Fest 2026 digelar berkolaborasi dengan IDP Orchestra dengan mengusung konsep edukasi dan pelestarian seni budaya. Rangkaian kegiatan mencakup pertunjukan musik, coaching clinic, serta pengenalan alat musik perkusi dan non-perkusi khas Indonesia.

Tahun ini menjadi Tonggak penting karena memasuki satu dekade, sejak pertama kali memulai kegiatan di Jakartapqda tahun 2016.Perjalanan sempat dilakukan secara daring pada 2020 -2021 karena pandemi, namun semangat edukasi terus berjalan.

Fokus utama IDP Fest selama 10 tahun terakhir adalah edukasi musik Indonesia, khususnya perkusi. Berbeda dengan alat musik logam seperti gamelan, IDP Fest mengangkat alat musik yang berasal dari alqm : kayu, bambu dan bahan - bahan baku lainnya.

" Prinsip kami jelas , apapun alqtbya wajib ada unsur Indonesia. Anak - amak, remaja , hingga sekolah kami binq lewat kompetisi.Tujuqnnyq agar generasi muda kenal dan bangga dengan musik, jelas Ekki Soekarno sebagai Ketua Indonesia Drum &:Perkusi Festival.

Informasi dan edukasi disebarkan IDP Fest menjangkau dari Aceh hingga Banyuwangi. ke depan , IDP Fast berencana menambah kegiatan seperti kompetisi dan kuis pertanyaan mingguan melalui grup WA agar jangkauan dan partisipasi semakin luas pungkas Ekki Soekarno.(FY)