Kekesalan Joko Widodo Merupakan Akumulasi Kekecewaan Rakyat Indonesia

PriyonoRedaksi - Selasa | 30 Juni 2020 | WIB
Kekesalan Joko Widodo Merupakan Akumulasi Kekecewaan Rakyat Indonesia
FOTO : PERNUSA / ISTIMEWA

Statemen DPD JAMAN DKI JAKARTA :
"Kekesalan Joko Widodo Merupakan Akumulasi Kekecewaan Rakyat Indonesia"

Masyarakat memiliki Espektasi lebih terhadap Kabinet Kerja II sebagai "dream team" karena sudah ada rekonsiliasasi kubu 01 dan 02 usai Pilpres 2019 yang cukup menyita Tenaga bahkan Nyawa Anggota JAMAN. Seharusnya tidak ada lagi penghalang di pemerintahan, parlemen maupun di lapangan untuk mewujudkan visi misi Indonesia Maju.

Sejauh ini kami melihat tidak ada gebrakan yang spektakuler kecuali kegaduhan kontra produktif yang dilakukan para menteri- menteri kabinet yang tidak ada kerjanya dengan sungguh dan iklas,ada beberapa menteri di antaranya Seperti : Menteri Agama, Menteri Kesehatan, Menteri Pertahanan dan Keamanan, Menteri Kelautan dan Perikanan,Menteri BUMN,Menteri Perekonomian, Menteri Perhubungan serta Kepala Staf Presiden dan masih ada Beberapa Menteri yang lain.

Berbeda dengan jilid pertama, banyak sekali kejutan yang menjadi "new hope" bangsa ini mengejar berbagai ketertinggalan. Bahkan di situasi yang serba sulit dan kritis seperti masa Pandemik Covid 19 ini tidak ada satupun terobosan maju utk Menyelesaikan Persoalan Pandemik Covid 19 padahal ancaman KRISIS sdh di depan mata. Maka jika dibiarkan berlarut-larut akan semakin membahayakan Bangsa dan Negara.

Sejak awal pembentukan Kabinet Kerja Jilid II, JAMAN meragukan susunan beberapa personil-personilnya yang diragukan kapasitas dan kapabilitasnya.

Kami menyayangkan Sekretariat Presiden baru mengunggah video berisi arahan presiden  dalam sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, 18 Juni 2020. Kenapa baru dipublikasikan jelang 10 hari? Apa sebenernya yang ditutupi?

Nyatanya pak Jokowi merasakan sendiri, kerja kabinet datar, tak punya akselerasi, hampir tidak terlihat kerja keras dan kerja cerdas kabinet. Bahkan cenderung membuat kegaduhan dalam setiap kebijakan serta, tidak mampu bekerja maksimal yg bisa dilihat dari serapan anggaran, terobosan untuk memperbaiki situasi politik, sosial dan ekonomi dan tidak maksimal dalam penanganannya secara langsung ke Rakyat.

Selaku KETUA DPD JAMAN DKI JAKARTA mendesak Presiden Jokowi segera melakukan reshuffle Kabinet demi selamatkan Rakyat Indonesia, bagi menteri dan ketua/kepala lembaga yang tidak bagus performanya,Lambat dan tidak mampu bertindak di situasi kritis.
Tentunya JAMAN sebagai relawan sudah pasti selalu setia mengawal visi misi Indonesia Maju, sangat berharap Bapak Jokowi tidak ragu , Bertindaklah Dengan tegas dan pasti untuk sesuai hak Prerogatifnya...

*Ketua DPD JAMAN DKI JAKARTA ..*
(BASTIAN) -*