APWMI Ajak FP2KS Jaktim Bangun Kewirausahawan Kaum Wanita

Nurul KRedaksi - rabu | 22 Januari 2020 | WIB
APWMI Ajak FP2KS Jaktim Bangun Kewirausahawan Kaum Wanita
FOTO : PERNUSA / ISTIMEWA

APWMI Ajak FP2KS Jaktim Bangun Kewirausahawan Kaum Wanita

Asosiasi Pengusaha Wanita Mandiri Indonesia (APWMI) Sebagai Lembaga Pelatihan Ketrampilan yang lulusannya didik menjadi Pengusaha Mandiri di bidang Tata Busana, tata Boga dan Tata Kecantikan, dan telah memiliki cabang di beberapa daerah di Indonesia, kini terus mengajak berbagai komponen masyarakat untuk turut aktif mengajak kaum perempuan, untuk berkarya meningkatkan ketrampilan yang diharapkan akan meningkatkan ekonomi keluarga dan menjadi Wanita Mandiri, dan bertempat di Ruang Pola Gedung D lt.7 kantor Walikota Jakarta Timur, pada Rabu 22 Januari 2020, Asosiasi Pengusaha Wanita Mandiri Indonesia menggelar MoU Dengan Forum Pemberdayaan Perempuan Komite Sekolah (FP2KS) Kota Administrasi Jakarta Timur. Dalam penandatangangan antara Hj Nurhayati dengan Yuni Rochyaningsih tersebut juga turut ditandatangani oleh Prof. Dr Ahmad Qurtubi, H Masdi Supriatik, H Jafar Mahu, SE,MM dan disaksikan oleh Dr.H. Rudi Dwi Maryanto.MM.MPd.

Ketua Asosiasi Pengusaha Wanita Mandiri Indonesia (APWMI) Bogor, Hj Nurhayati dalam sambutannya menjelaskan bahwa APWMI bukanlah organisasi yang menghimpun pengusaha wanita, namun APWMI mengumpulkan Emak-emak Millennial, atau kaum wanita yang berfikir positif untuk maju, khususnya Ibu rumah tangga yang biasa-biasa saja, dan kami Transformers menjadi pengusaha yang luar biasa.

Hingga saat ini sudah belasan ribu kaum wanita yang telah memperoleh pelatihan ketrampilan, baik yang members maupun non member, untuk itu dengan penandatanganan kerjasama ini diharapkan dapat mewujudkan Visi dan Misi tersebut, karena apa yang kita lakukan ini juga sebagai bentuk amal zariah kita untuk kehidupan kelak, paparnya.

Sementara Ketua Forum Pemberdayaan Perempuan Komite Sekolah (FP2KS) Kota Administrasi Jakarta Timur, Yuni Rochyaningsih juga mengaku bersyukur, hari ini bisa terselenggara panandatanganan kerjasama, dimana rencana sudah disusun beberapa kali namun gagal, dan hari ini adalah hari istimewa karena dapat dilakukan penandatanganan nota kesepahaman kedua belah pihak, dan hadir juga tamu dari DPP FKKSMN serta Pengurus APWMI Kota Bogor dan Bekasi, semoga setelah MoU ini diharapkan ada Sinkronisasi program bersama-sama, harapnya.

Ketua FKKS Jakarta Timur, Dra. H Masdi Supriatik mengaku mendukung penuh upaya yang dilakukan FP2KS Jaktim, sebagai lembaga binaan FKKS Jaktim yang terus bergerak cepat dalam turutserta melakukan pemberdayaan kaum Wanita, khususnya pengurus Komite Sekolah, dengan kerjasama ini, diharapkan akan lebih baik lagi kaum wanita menjadi Pengusaha Mandiri yang bisa berdiri sendiri dibidang ekonomi, untuk membangun ketangguhan keluarga dan memperkokoh perekonomian bangsa, tegasnya.

Penasehat FP2KS Jaktim, H Jafar Mahu, SE,MM juga mengapresiasi adanya penandatanganan nota kesepahaman ini, sehingga legalitas pelatihan ketrampilan di wilayah Jakarta Timur menjadi semakin baik, karena memang sudah banyak anggota Komite Sekolah di Jakarta Timur yang telah mendaftar untuk bergabung, hari ini telah dilakukan MoU sehingga diharapkan bisa dilakukan kerjasama dengan baik, ini merupakan momentum yang baik untuk kedepan bisa dilakukan pelatihan ketampilan bersama-sama, harapnya.

Ketua Umum DPP Forum Komunikasi Komite Sekolah Madrasyah dan Negeri, Dr.H. Rudi Dwi Maryanto.MM.MPd yang juga Ceo yang bergerak di bidang Phisikologi dan pendidikan, yang turut menyaksikan acara penandatanganan nota kesepahaman antara APWMI dengan FP2KS Jakarta Timur tersebut, pada wartawan menegaskan, bakwa pihaknya mengapresiasi kerjasama ini, dan diharapkan bisa juga dikembangkan dalam pemberdayaan perempuan komite Sekolah baik di sekolah-sekolah Negeri maupun Madrasyah di seluruh Indonesia.

Kita mendukung penuh, dan berharap ada tindaklanjut secara berkesinambungan dalam pelatihan ketrampilan-ketrampilan, MoU ini merupakan langkah awal yang sangat strategis untuk bersama-sama mensejahterakan dan memajukan dunia usaha, khususnya bagi kaum Wanita, ini wujud Sinergi kedua belah pihak dalam upaya pengentasan kemiskinan melalui kewirausahaan Mandiri, khususnya bagi kaum wanita, harapnya. (Nrl).